Sejuta Inspirasi Untuk Ridho Ilahi

BAGIAN PERTAMA

Pada hari ini telah ku sempurnakan untuk kamu Agamamu, dan telah ku cukupkan kepadamu nikmatku dan TELAH KU-RIDHOI ISLAM ITU MENJADI AGAMA BAGIMU (QS Al-Maa’idah ayat : 3)

——  ——

PIAGAM JAKARTA

Bahwa Sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia ini harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan .

,,Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampai kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantar rakyat Indonesia kedepan pintu gerbang negara Indonesia yang merdeka, bersatu berdaulat, adil dan makmur .

,,Ata berkat rahmat Allah yang maha kuasa, dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaannya .

,,Kemudian daripada itu, untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan Bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Hukum Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia, yang berkedaulatan rakyat, dengan berdasarkan kepada : Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan Syari’at Islam bagi Penduduk yang Memeluknya , menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia .

Djakarta, 22 Juni 1945

Ir. SOEKARNO

Drs. MOHAMMAD HATTA

Mr. A. A. MARAMIS

ABIKOESNO TJOKROSOEJONO

ABDUL KAHAR MOEZAKIR

H. A. SALIM

Mr. AHMAD SEOBARDJO

WACHID HASYIM

Mr. MUHAMMAD YAMIN

………………………………………………………………………………….

Sebelum Umat Islam mempelajari dan memperdalam ilmu agama lainnya seperti fiqih dll, maka diutamakan untuk mempelajari dan memperdalam ilmu Tauhid . Karena merupakan ilmu Aqidah, ilmu keimanan dan ketaqwaan .

Tauhid (Arab :توحيد), adalah konsep dalam aqidah islam yang menyatakan keesaan Allah SWT.

Tauhid menurut (salafi) dibagi menjadi 3 macam yakni tauhid rububiyah, Uluhiyah dan Asma Wa Sifat. Mengamalkan tauhid dan menjauhi Syirik merupakan konsekuensi dari kalimat Syahadat yang telah diikrarkan oleh seorang muslim.

Seorang muslim wajib meyakini bahwa tauhid adalah dasar Islam yang paling agung dan hakikat Islam yang paling besar, dan merupakan salah satu syarat merupakan syarat diterimanya amal perbuatan disamping harus sesuai dengan tuntunan Rasulullah.

Tauhid = Islam

Tauhid adalah Dasar dari seala ilmu

……………………………………………………………………………………………………….

Dalil Al-Qur’an tentang keutamaan & keagungan Tauhid

Allah Subhaanahu Wa Ta’aalaa berfirman: “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu” (QS An Nahl: 36)

“Padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan” (QS At Taubah: 31)

“Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik)” (QS Az Zumar: 2-3)

“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta`atan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus” (QS Al Bayinah: 5)

…..

“Adakah Manusia menyangka bahwa ia akan dibiarkan hidup tanpa tujuan ” (QS Al-Qiayamah ayat : 36)

…..

“Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah Agamanya dan mereka (terpecah) menjadi beberapa golongan, tidak ada sedikitpun tanggungjawabmu terhadap mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah (terserah) kepada Alla, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat” (QS Al-An’aam ayat : 159)

…..

“Ummatku akan terpecah-pecah menjadi 70 golongan lebih, yang selamat diantara mereka hanya satu golongan saja. Maka sahabat-sahabatnya bertanya : Siapakah itu ya Rasulullah?. Rasul menjawab : Al-Jama’ah ” (Hadist Shaih)

…..

“Orang-orang Mukmin terhadap Mukmin lainnya adalah laksana bangunan yang satu menguatkan yang lain” (Hadist Shaih Syaikhuna)

…..

Pada hari ini telah ku sempurnakan untuk kamu Agamamu, dan telah ku cukupkan kepadamu nikmatku dan TELAH KU-RIDHOI ISLAM ITU MENJADI AGAMA BAGIMU (QS Al-Maa’idah ayat : 3)

…..

“Sesungguhnya Agama Islam ini adalah Agama Kamu Semua  ; Agama yang Satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah aku” (QS Al-Anbiya ayat : 92)

…..

“Kamu adalah ummat (Islam) yang terbaik yang dilahirkan untuk Manusia, menyuruh kepada yang Ma’ruf (kebaikan) dan mencegah dari yang Munkar (Kejahatan), dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab (selain Islam) beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka ; diantara mereka ada yang beriman dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang Fasiq” (QS Al-Imran ayat : 110)

…………………………………………………….

Dengan Ajaran Tauhid yang menuju ketaqwaan inilah, mereka dirikan pemerintahan Demokrasi yang berisi keadilan sosial, Kemanusiaan yang setinggi-tingginya dalam politik dan ekonomi, berkat ajaran dan didikan Shalat berjamaah didalam iman kepada Allah swt. Mereka jelmakan rasa kebangsaan yang kuatuntuk saling mengenal, saling mencintai dengan rasa persamaan dan persaudaraan kemanusiaan . Maka hilanglah kemiskinan, kebodohan, dan kekotoran lahir bathin, dan menjelmalah keadilan dan kemakmuran dalam masyarakat, karena penuh berkah dan diridhoi Allah swt didalam Ketaqwaan.

Tauhid telah menjadi ilmu KeTuhanan yang maha esa yang eksakta luas dan mendalam. Dalam mempelajarinya, ia mempunyai hubungan yang erat dengan yang lainnya sebagai suatu bagian yang hidup dengan bagian yang lain.

Tujuannya ialah Taqwa adalah efek dari ibadah dan amal shaleh Thaharah dan Arkanul Islam. Ibadah ini efek dari keimanan dan keimanan efek dari Tauhid .

Pangkal pendapat pemikiran ini adalah bersumber pada sejarah kehidupan Nabi yang berpedomankan AL-QUR’AN DAN SUNNAHNYA (AL-HADIST) . Dimana sejarah Al-Qur’an dan Al-Hadist telah memberikan jawaban-jawaban yang benar dan tepat terhadap pertanyaan-pertanyaan tentang kejadian Alam semesta, tentang hakikat kehidupan dan kehidupan Manusia di dunia .

( Oleh : Fahmi Sulaiman )

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: